Bekerja disaat Hamil

Image

Ini merupakan dilema terberat yang banyak dialami wanita hamil masa kini. Kenyataan menunjukkan emansipasi wanita di segala bidang dengan kesempatan membina karir yang sama dengan pria, tetapi dilain pihak pada saat hamil selalu ada tekanan dari lingkungan untuk berhenti bekerja. Tekanan itu baik besar maupun kecil bisa timbul dari lingkungan terdekat, yaitu suami dan keluarga besar, maupun masyarakat umum di lingkungan anda.

Pada dasarnya hal diatas didorong oleh ‘kecemasan’ dan ‘perhatian’ akan kesehatan anda dan jabang bayi. Tetapi dilain pihak ini menimbulkan perasaan tertekan bagi anda yang terus bekerja selama hamil. Yang menjadi masalah bila larangan ini berasal dari pihak suami. Bila larangan ini dari orang lain anda bisa tidak terlalu mengacuhkannya. Tetapi bila suami yang melarang, posisi anda lebih sulit.

Untuk itu perlu dipahami bahwa selama masa kehamilan, wanita hamil malah dianjurkan aktif melakukan kegiatan seperti olahraga dan sebagainya. Terlebih selama masa kehamilan ada kecenderungan kurang gerak yang kurang baik bagi kehamilan dan proses persalinan itu sendiri.

Oleh karena itu, selama tidak ada masalah dalam proses kehamilan atau tidak memiliki pengalaman keguguran, tidak ada alasan bahwa anda harus berhenti bekerja. Dengan bekerja berarti anda juga membuat badan terus bergerak. Ini juga menjaga ritme hidup tetap terjaga dengan baik. Tentu saja sebelumnya perlu dipikirkan apakah apabila terjadi sesuatu dengan kehamilan, anda bisa mengambil cuti sewaktu-waktu atau menggeser waktu cuti yang telah dijadwalkan.

Bila memutuskan untuk tetap bekerja, pikirkan baik-baik media transportasi ke tempat kerja sehingga tidak meningkatkan resiko yang tidak diinginkan. Pertama hindari sarana transportasi dimana anda harus berdesak-desakan atau berdiri dalam waktu lama. Dalam bekerja juga tetap harus diingat bahwa prioritas pertama anda saat ini adalah jabang bayi dalam kandungan. Jadi selalu hindari terlalu memaksakan diri dalam melakukan pekerjaan atau jangan sampai terlalu lelah.

Umumnya masalah utama yang terjadi pada wanita hamil yang bekerja adalah akibat perasaan ingin bekerja keras sebagai pelampiasan tidak ingin dilihat manja karena sedang hamil. Apabila anda sedang merasa tidak enak badan atau lelah, jangan segan untuk mengutarakannya pada rekan sekerja. Kami yakin rekan sekerja anda bisa memahami dan mengerti kondisi anda.

Sumber : keluarga.Org

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s