12 Jam Setelah Lahir

Banyak hal baru dan menarik yang akan terjadi setelah Anda melahirkan bayi. Selamat menikmati momen 12 jam pertama kebersamaan Anda dan bayi.

7 jam setelah persalinan, bisa jadi momen pertama Anda memandangi tampilan bayi. Anda akan melihat  jari-jari tangan mungil, jari-jari kaki yang masih mengepal dan rambut halus di kepalanya. Pada kulitnya Anda mungkin akan melihat sisa-sisa lemak. Bisa saja si bayi memiliki kuku-kuku yang panjang dan butuh dipotong. Anda juga akan melihat bulu-bulu halus di bagian belakang tubuh yang disebut lanugo.
 
8 jam setelah persalinan, jika bayi Anda terbangun mungkin saja ia merasa lapar. Posisikan bayi untuk menyusui, pastikan mulutnya mengisap seluruh aerola. Saat ini adalah fase di mana Anda memroduksi kolostrum cairan bergizi tinggi yang mengandung antikekebalan tubuh. Menyusui akan menstimulasi terlepasnya hormon oksitosin yang bisa menyusutkan rahim. Hal ini bisa menimbulkan sedikit rasa sakit, yang mirip dengan kontraksi melahirkan. Setiap kontraksi penyusutan rahim ini, uterus dan juga perut berproses untuk mengecil kembali. Menghabiskan waktu dengan bayi saat menyusui di jam-jam awal usai melahirkan adalah momen yang sangat spesial. Sentuh bayi, sapa namanya dan ajak dia bicara akan membuat ia mengenal Anda dan merasa aman.

9 jam setelah persalinan, biasanya ibu sudah siap untuk menerima keluarga dekat menjenguk.  Tapi katakan dengan jujur dan baik-baik,  jika Anda belum siap menerima kunjungan karena masih letih. Jelaskan Anda akan senang hati menerima kunjungan mereka saat keletihan sudah berkurang.

10 jam setelah persalinan, bayi perlu menjalani pengecekan. Pengecekan ini bisa dilakukan pada usia bayi 2-28 jam. Staf dokter ahli kandungan akan mengamati tubuh bayi Anda dari atas ke  bawah, mendengarkan detak jantungnya, memeriksa pinggul dan menanyakan kepada Anda warna dan bentuk kotorannya. Pengecekan ini hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja dan  bisa  dilakukan meski bayi Anda  tidur.

11 jam setelah persalinan, saat ini Anda bisa meminta tidur satu kamar dengan bayi atau  rooming-in.  Cara ini akan membuat  secara emosi Anda semakin dekat dengan bayi.  Lebih baik jika suami pun bisa menemani Anda di kamar. Ini akan memberinya kesempatan untuk belajar menjadi ayah. Selain itu kehadiran  suami bisa membantu Anda untuk beristirahat. Minta ia menjaga bayi sementara Anda tidur.  

12 jam setelah persalinan, jika proses persalinan tanpa komplikasi, Anda bisa pulang di hari yang sama saat persalinan berlangsung. Umumnya ibu tinggal di rumah sakit 3 hari setelah bersalin. Saat itu sangat umum jika Anda mengalami rasa yang campur aduk, gembira, bebas, lelah, namun takut  dan khawatir. Tapi  Anda tak sendirian, ada suami dan nomor telpon yang bisa dihubungi jika  kondisi darurat. Begitu tiba rumah Anda akan merasakan hal yang lain,  karena kehadiran anggota baru dalam keluarga. Anda juga  akan mulai mengganti ‘saya’ dan ‘aku’ dengan bunda saat berbicara dengan bayi Anda. Selamat datang di dunia bunda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s